advertise with ongsono.com
 

Pengaruh Reward Terhadap Motivasi Berprestasi Dan Prestasi Belajar Akuntansi Pada Siswa Kelas Xi Smk Muhammadiyah 2 Karanganyar Tahun Ajaran 2007 / 2008 (P-125)

Posted on Friday, 12 October 2012



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang, baik dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa. Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh tingkat keberhasilan pendidikan. Keberhasilan pendidikan akan dicapai suatu bangsa apabila ada usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan bangsa itu sendiri. Pendidikan adalah usaha sadar untuk menumbuhkembangkan potensi sumber daya manusia (SDM). Fungsi dan tujuan pendidikan nasional menurut pasal 3 UU No. 20 tahun 2003 menyatakan bahwa :

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi untuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Tujuan yang mulia pada saat ini tampaknya sulit tercapai apabila pelajar-pelajar di Indonesia sering berbuat curang dan tidak jujur dalam tes. Kenyataan yang sering terjadi pada banyak murid di sekolah-sekolah atau mahasiswa-mahasiswa di perguruan tinggi atau universitas baik swasta maupun negri, yang melakukan perbuatan menyontek pada saat tes untuk mendapatkan nilai bagus sangat banyak. Menyontek dilakukan bukan hanya karena ingin mendapat prestasi yang baik disekolah, tetapi banyak juga yang melakukan perbuatan ini karena terpengaruh teman bergaulnya atau karena takut ditinggalkan kelompok teman sebayanya.


Mengingat peranan akuntansi yang penting dan bertitik tolak pada kenyataan yang ada di SMU dan SMK nilai rata-rata masih rendah sehingga masih perlu ditingkatkan. Berkaitan dengan hal itu, siswa tidak dapat disalahkan sepenuhnya apabila nilai akuntansinya rendah, karena mungkin saja faktor penyebab rendahnya nilai akuntansi tidak saja dari siswa itu sendiri tetapi ada faktor-faktor lain. Maka dalam upaya meningkatkan prestasi belajar akuntansi siswa tersebut, faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akuntansi siswa perlu mendapat perhatian yang sungguh-sungguh.

Motivasi belajar mempunyai peranan yang penting dalam hal penumbuhan gairah, merasa senang dan semangat untuk belajar. Siswa yang memiliki motivasi kuat akan mempunyai banyak energi untuk melakukan kegiatan belajar. Seorang siswa yang memiliki intelegensia cukup tinggi bisa gagal karena kekurangan motivasi. Hasil belajar akan optimal kalau ada motivasi yang tepat.

Herlina Ari Arnayanti (2004:4), mengatakan bahwa :
Rendahnya motivasi berprestasi pada remaja merupakan gejala yang kurang menguntungkan karena rendahnya motivasi berprestasi pada mereka menunjukkan adanya sikap acuh tak acuh terhadap kehidupan sosial, termasuk terhadap masa depan bangsanya. Keberhasilan ekonomi suatu bangsa sangat ditentukan oleh tinggi rendahnya motif berprestasi warganya, dengan kata lain pembangunan suatu bangsa akan sukses bila motif berprestasi warganya tinggi.

Dalam proses pembelajaran tentu ada kegagalan dan keberhasilannya. Kegagalan belajar siswa tidak sepenuhnya berasal dari diri siswa tersebut tetapi bisa juga dari guru yang tidak berhasil dalam memberikan motivasi yang mampu membangkitkan semangat siswa untuk belajar. Keberhasilan belajar siswa tidak lepas dari motivasi siswa yang bersangkutan, oleh karena itu pada dasarnya motivasi berprestasi merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan siswa. Siswa juga akan lebih termotivasi jika dari hasil belajarnya tersebut mendapatkan penghargaan (reward) yang memuaskan dari guru atau pihak pengajar sebagai tanda penghargaan atas hasil belajarnya tersebut.

Guru tentu tidak bisa lepas dari murid, dengan perkembagan teknologi yang pesat kadang-kadang mereka lebih cepat tahu tentang bentuk kehidupan yang jauh disana maupun sekitarnya. Adanya ketergantungan satu sama lain membuat kita perlu menghargai karya orang lain. Apresiasi didunia pendidikan penting adanya dan harus dilakukan untuk memberikan nuansa baru yang bersemangat mencari prestasi demi masa depan.

Permasalahannya adalah bagaimana membujuk siswa atau peserta didik untuk berusaha mengembangkan motivasi belajarnya supaya mendapatkan hasil belajar yang optimal. Motivasi bisa timbul dari dalam maupun dari luar individu.

Dari uraian diatas timbullah suatu kesimpulan bahwa motivasi berprestasi tidak bisa dilihat hanya dari pemberian penghargaan (reward) saja, sehingga diperlukan suatu penelitian agar dapat memberikan solusi yang tepat bagaimana menumbuhkan motivasi yang dapat mendukung tercapainya prestasi belajar yang maksimal (diinginkan).

Berdasarkan uraian latar belakang yang telah dijabarkan diatas, maka peneliti mengambil judul PENGARUH REWARD TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 2 KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2007 / 2008


Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File
atau klik disini

Read more about Pengaruh Reward Terhadap Motivasi Berprestasi Dan Prestasi Belajar Akuntansi Pada Siswa Kelas Xi Smk Muhammadiyah 2 Karanganyar Tahun Ajaran 2007 / 2008 (P-125)
People come to this page is interested on : bab iv mengenai pengaruh model pembelajaran terhadap motivasi berprestasi dan hasio belajar , latar belakang motivasi berprestasi , motivasi berprestasi pdf file , pdf terhadap motivasi dan hasil belajar lengkap , pengaruh metode belajar jelajah alam sekitar terhadap hasil belajar , pengaruh reward terhadap motivasi belajar pada PAUD , prestasi belajar rendah diindonesia , proposal pengaruh reward dalam meningkatkan motivasi belajar siswa , reward dan prestasi belajar , reward terhadap motivasi dan prestasi



Related read :

Survei Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Siswa Kelas Xi Dalam Mengikuti
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di Indonesia, mata pelajaran jasmani beberapa kali berganti nama. Nama terakhir adalah Pendidikan Jasmani tanpa ditambah kesehatan. Perubahan
Perbedaan Hasil Belajar Antara Pendekatan Kontekstual Dengan Konvensional Pada
BAB  IPENDAHULUAN A. Latar BelakangKualitas dan kuantitas pendidikan sampai saat ini masih merupakan suatu masalah yang paling menonjol dalam setiap usaha pembaharuan sistem pendidikan
Studi Tentang Minat Siswa Terhadap Mata Pelajaran Biologi Pada SLTP Negeri 2
Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan Judul Tesis Manajemen Pendidikan.Setelah beberapa saat yang lalu saya memberikan informasi mengenai Contoh Tesis S2 dan Contoh Pendahuluan Pada Tesis,kali
Skripsi Biologi : Hasil Belajar Dan Aktifitas Siswa Dengan Pendekatan Jelajah
Skripsi Biologi – Hasil Belajar Dan Aktifitas Siswa Dengan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar Berbasis Analisis Pengetahuan Awal Siswa Pada Pembelajaran Konsep Pengelolaan Lingkungan (Studi Kasus